Trik Memulai Usaha Dengan Modal Kecil

 

Trik Memulai Usaha Dengan Modal KecilPermodalan selalu menjadi faktor penghambat seseorang ingin membuka sebuah usaha dan mengembangkannya. Padahal jika akan membuka usaha tidak harus dengan modal besar bahkan bisa juga tanpa modal. Hal ini juga tergantung pada prinsip manajemen yang diterapkan dan pemasaran yang bagus dan bisa diterima di masyarakat.

Jaman sekarang memulai usaha walau dengan modal besar tidak menjamin usaha tersebut akan sukses. Bayangkan saja jika Anda sudah membuka sebuah usaha besar dengan barang lengkap namun tidak dibarengi usaha tekun untuk memasarkan produk, membuat strategi usaha yang jitu juga tidak akan berkembang. Jika modal besar tersebut dari  modal pinjaman dijamin Anda akan rugi besar. Modal tidak balik, tidak ada keuntungan dan Anda masih menanggung utang sumber modal tersebut.

Ada beberapa trik menurut Ir. Henky Eko Sriyantono seorang pengusaha franchise Bakso Malang, agar usaha Anda dapat sukses berjalan walaupun dengan modal sedikit. Toh lama-lama jika Anda tekun menjalan usaha tersebut pasti usaha tersebut akan berkembang secara otomatis.

1. Segera mengubah pola pikir bahwa harus ada modal besar jika akan memulai usaha.

Jika pola pikir ini tidak segera Anda ubah, maka untuk memulai usaha pasti akan terasa ragu atau bimbang takut jika akan gagal. Seorang yang berjiwa entrepreneur akan selalu mengembangkan dan memanfaatkan setiap kesempatan yang ada dibarengi dengan potensi mengelola dan mengumpulkan modal. Anda dapat memulai strategi menambah jaringan bisnis, menambah relasi agar rekan bisnis mau berkerjasama mengembangkan usaha Anda.

2. Memulai usaha tidak harus dari yang mapan dan berskala besar.

Seperti prinsip “sedikit demi sedikit lama-lama menjadi bukit”. Tidak ada seorang pengusaha yang memulai usaha dengan kesuksesan besar, mereka pasti akan mengalami pasang surut berawal dari nol. Meskipun usaha yang didirikan berskala besar tidak mungkin langsung mendapat banyak konsumen sehingga Anda perlu meningkatkan strategi pemasaran agar bisa bertahan dan berkembang.

3. Menekan anggaran dari modal awal.

Saat memulai usaha, Anda pasti mempertimbangkan anggaran sewa tempat yang konon memang terbilang cukup besar. Untuk mensiasati pengeluaran sewa tempat agar daapt ditekan, bisa membuat kerjasama dengan teman. Misalnya teman Anda memiliki lokasi strategis, bekerjasamalah dengan dia dengan sistem bagi hasil.

4. Mencari kesempatan sumber permodalan.

Saat ini banyak sekali bank-bank daerah yang mendukung usaha UMKM dengan memberikan pinjaman modal. Program UMKM bisa Anda manfaatkan untuk mengembangkan usaha produksi Anda. Bisa juga mencari sumber modal dari koperasi simpan pinjam, BPR, pegadaian, dan perorangan yang mendukung usaha Anda.