Hal yang Membuat Vagina Terasa Gatal – Gatal

Hal yang Membuat Vagina Terasa Gatal - GatalVagina merupakan bagian terpenting sekaligus bagian paling sensitif dari wanita, karenanya banyak wanita yang berusaha ingin membuat vaginanya nampak lebih menarik atau mempercantiknya. Terkadang ada juga wanita yang sampai melakukan hal ekstrim agar vaginanya terlihat lebih cantik, namun buat anda para perempuan sebaiknya jangan suka iseng dengan vagina anda. Karena salah – salah, bukannya vagina menjadi lebih menarik malah menjadi gatal – gatal. Karena sudah banyak kasus wanita yang mengalami gatal – gatal pada vaginanya, tapi bukan karena terkena penyakit menular seksual. Melainkan karena alergi saat berusaha membuat vaginanya lebih cantik, dan berikut ini beberapa hal yang bertujuan membuat vagina tambah cantik malah bikin gatal – gatal.

1. Tindik

Seperti kata kami diatas, terkadang ada juga wanita yang melakukan tindakan ekstrim untuk mempercantik vaginanya seperti ditindik. Namun perlu diketahui tindik yang biasanya terbuat dari bahan logam tidak aman untuk semua kulit vagina, karena bisa saja pada jenis kulit vagina tertentu akan menimbulkan iritasi yang berujung pada rasa gatal. Jadi sebaiknya jangan melakukan hal ini, toh tidak ada firman tuhan yang menyuruh merubah bentuk tubuh kita.

2.Tato

Kedengarannya memang tidak lazim, namun kenyataannya ada wanita yang mentato orgam intimnya. Alasan mereka cukup simple, yaitu agar terlihat lebih indah. Namun itu sebuah presepsi yang salah, karena bisa saja tinta yang digunakan untuk membuat tato tidak cocok dengan kulit vagina anda. Ujungnya selain terjadi iritasi juga akan terasa sangat gatal, jadi sebaiknya jangan melakukan hal ini. Apalagi agama memang sudah melarang kita untuk bertato bukan.

3. Wax/Lilin Khusus Pembersih Rambut

Mencukur rambut vagina memang disarankan karena pada rambut vagina banyak menempel bakteri, namun penggunaan wax atau lilin pembersih rambut vagina dapat menimbulkan iritasi. Ingat jangan spelekan iritasi pada vagina, selain terasa gatal juga bisa terasa perih. Jadi sebaiknya gunakan media yang lebih aman jika ingin menghilangkan rambut vagina anda, atau bisa juga menjaga kebersihan vagina anda sehingga tiak perlu membersihkan rambutnya.

4. Cairan Pembersih Kewanitaan

Tujuannya memang baik ingin membersihkan vagina sekaligus menjaga kebersihannya, namu jika digunakan secara berlebihan pembersih kewanitaan dapat menyebabkan gatal – gatal. Karena pembersih kewanitaan yang pada dasarnya mengandung alkohol dapat menyebabkan iritasi bila digunakan secara berlebih, jadi jangan terlalu sering menggunakan cairan pembersih kewanitaan pada organ intim anda.

Pada dasarnya apapun yang dapat menimbulkan iritasi akan membuat vagina menjadi gatal ataupun perih, hal tersebut terjadi karena kulit vagina sangat sensitif. Jadi berhati – hatilah ketika hendak membuat vagina anda menjadi lebih menarik.